Kim Jong Un Resmi Larang Warga Korut Tertawa Selama 11 Hari

BERITAJAVA -- Korea Utara masuk periode berdukacita sepanjang sebelas hari untuk kenang kembali satu dasawarsa Kim Jong-il meninggal dunia yang jatuh pada Jumat (17/12). Pemerintah Kim Jong-un larang masyarakat lakukan aktivitas yang menghancurkan situasi duka, terhitung ketawa.

Seorang masyarakat Korut di Kota Sinuiju yang malas disingkap identitasnya menceritakan ke Radio Free Asia berkenaan implementasi ketentuan selama saat berdukacita ini.

JAVAONLINE77 - IDNSLOT

"Selama saat berdukacita, kami jangan minum alkohol, ketawa, atau beraktivitas bergembira," tutur masyarakat itu.

Dia selanjutnya menceritakan, pemerintahan Korut umumnya memantau gerakan masyarakat selama saat berdukacita ini secara ketat.



JAVAONLINE77 - IDNLIVE

"Di periode lalu, beberapa orang ketangkap minum-minum atau mabok di periode berdukacita pada akhirnya diamankan dan dipandang seperti aktor kejahatan ideologi. Mereka dibawa dan tidak pernah kelihatan kembali," papar masyarakat itu.

Dia menceritakan, "Bahkan juga bila bagian keluarga kalian wafat di periode berdukacita, kalian jangan menangis terlampau keras dan jasadnya cuman dapat dibawa sesudah periode berdukacita usai. Masyarakat tidak dapat rayakan ulang tahun bila jatuh di periode berdukacita."

Satu Dasawarsa Kim Jong-il Meninggal dunia, Masyarakat Korut Tidak Bisa Ketawa 11 Hari Buat membuat situasi berdukacita, kepolisian telah lakukan penyiapan semenjak awalnya Bulan Desember. Kepolisian diperintah untuk langsung menangani masyarakat yang bergelagat akan menyalahi ketentuan.

JAVAONLINE77 - SITUS TOGEL TERPERCAYA

"Dari hari awal Desember, mereka harusnya menangani masyarakat yang menghancurkan situasi duka. Itu pekerjaan khusus mereka sepanjang satu bulan. Saya dengar, aparatur penegak hukum tidak dapat tidur benar-benar," katanya.

Untuk jaga situasi duka, masyarakat dilarang belanja keperluan setiap hari. Pemerintahan juga memerintah beberapa perusahaan punya negara untuk mengurusi beberapa orang kelaparan selama saat berdukacita itu.

"Keamanan tetap harus terjaga, hingga perusahaan bertanggungjawab kumpulkan makanan dan memberinya ke rakyat dan pegawai yang tidak dapat bekerja karena kekurangan makanan," ucapnya.

Beberapa masyarakat Korut mengeluh ketentuan ini. Menurut beberapa masyarakat, ketentuan ini benar-benar menghancurkan waktu mereka untuk kumpulkan uang, cari makan di tengah-tengah kritis.

"Saya cuman mengharap periode berdukacita untuk Kim Jong-il cuman seminggu, seperti periode bersedih untuk Kim Il-sung. Masyarakat mengeluhkan karena dipaksakan bersedih atas kematian mereka sampai seperti orang mati," sebut salah satunya masyarakat yang lain.

Di beberapa tahun awalnya, periode berdukacita untuk kenang kembali pimpinan-pemimpin Korut memang umumnya cuman berjalan sepanjang seminggu. Tetapi, periode berdukacita ini kali diperpanjang karena dipandang khusus, yakni satu dasawarsa.

Seperti dikutip Reuters, Kim Jong-il sendiri pimpin Korut sesudah ayahnya yang disebut pendiri bangsa, Kim Il-sung, meninggal dunia pada 1994. Semenjak waktu itu, dia pimpin Korut sampai wafat pada 2011.

Seperginya Kim Il-sung, Kim Jong-un naik takhta. Dengan begitu, satu dasawarsa Kim Il-sung ini sekalian jadi penyambutan mendekati perayaan satu dasawarsa Kim Jong-un berkuasa.

Baca juga: 




Posting Komentar

0 Komentar